di postingan ini padahal aku mau bahas mengenai ‘KRiTiK’ koq judul nya jadi face the groud.. ???
ya sudah lah, bingung mau buat judul apa tadi, apa yang terpikir.. ku tuliskan saja lah sbg judul. he..
“Anda tidak berhak dipuji kalau tidak
bisa menerima kritikan.”
– Halle Berry, 2005
Gak jarang, banyak orang yang gagal dan jatuh karna salah menyikapi ‘kritikan’ yang diberikan kepadanya.
Pertanyaannya sekarang adalah… seandainya kamu mendapatkan kritikan,
yang sakitnya melebihi tamparan, apa yang harus kamu lakukan?
Jawabannya adalah…
=> Menikmati kritikan itu layaknya kue kegemaran kita! (bayangkan saja seperti kamu diberi tetangga agar2 dingin di siang bolong… wuuuiiiihhh… lezat tenan.. hehehe..
)
Bisa gak yah ???
Kenapa Tidak ??
Kita mempunyai wewenang penuh untuk mengontrol perasaan kita.
Berikut beberapa tips, yang bisa kita lakukan untuk menghadapi kriTik
(comot dari email yang masuk k inbox ku, dari http://www.AsianBrainNewsletter.com)
1. Ubah Paradigma kita Terhadap Kritik
teman, tidak sedikit orang yang jatuh hanya gara-gara kritik, meski tidak semua kritik itu benar dan perlu ditanggapi. Padahal, kritik menunjukkan
adanya yang *masih peduli* kepada kita.
Coba perhatikan perusahaan-perusahaan besar yang harus mengirimkan berbagai survey untuk mengetahui kelemahannya.
Bayangkan jika kita harus melakukan hal yang sama, mengeluarkan banyak uang hanya untuk mengetahui kekurangan kita! LoL.
Kritik merupakan kesempatan untuk koreksi diri. Tentu saja akan menyenangkan jika mengetahui secara langsung kekurangan kita, daripada
sekedar menerima dampaknya, seperti dikucilkan misalnya.
2. Cari tahu sudut pandang si pengkritik
Tidak ada salahnya mencari tahu detil kritik yang disampaikan. Kamu bisa
belajar dari mereka dan melakukan koreksi terhadap diri mu. Bisa jadi
kritik yang disampaikan benar adanya.
Jika perlu, justru carilah orang yang mau memberikan kritik sekaligus saran
kepada kamu. Tokh kamu tidak akan menjadi rendah dengan hal itu.
Justru sebaliknya, pendapat orang bisa jadi membuka persepsi, wawasan, maupun paradigma baru yang mendukung goal mu.
3. Kritik tidak perlu dibalas dengan kritik!
Tanggapi kritik dengan bijak. kamu tidak perlu merasa marah atau
memasukkannya ke dalam hati. Toh menyampaikan pendapat adalah hak semua orang.
Nikmatilah apapun yang mereka sampaikan. Tidak ada ruginya untuk
ringan dalam mema’afkan seseorang. Anggaplah semua itu untuk perbaikan
yang menguntungkan mu kelak.
Jangan pernah kamu balas kritik dengan kritik. Karena hal ini hanya akan
membuat perdebatan, menguras tenaga &pikiran. Tidak ada gunanya…
4. Terimalah kritikan dengan senyuman. ^_^
Ini semua bisa melatih mental kita agar bisa *tegar* menghadapi ujian yang
lebih hebat di kemudian hari.
Singkatnya, kita memang hanya layak dipuji jika sudah berani menerima
kritikan. Meski tidak mudah, asah terus keberanian mu untuk menikmati kritik layaknya menikmati Agar-agar dingin kesukaan ku. hehehe..
Ingat, pujian dan apresiasi hanya akan datang apabila kita sudah melakukan
sesuatu yang berharga.
So, jangan pernah bosan untuk memburu kritik, dan tanggapilah setiap kritik dengan
lapang dada!
chayooo……….. ^_^
balik lagi, ke hubungan judul dengan isi postingan : ketika kita tidak sanggup mengontrol diri kita dalam menerima kritikan, maka tidak jarang kita bisa jatuh, semakin tidak PD, dan sebagainya…. jadi kegagalan mengendalikan diri dalam menerima kritikan saya sebut ‘face the ground’
nyambung gak yah ?? hhehe..
ya sutra lah…
semoga bermanfaat…….
*ini postingan pertama di thn 2010 ^_^